Kembangkan Asman Toga, Alumni Farmasi Unmul Sabet Juara Nasional

Kembangkan Asman Toga, Alumni Farmasi Unmul Sabet Juara Nasional


Menjadi tenaga kesehatan di tengah masyarakat merupakan tanggung jawab yang berat. Terlebih menjadi tenaga kesehatan di daerah perbatasan Indonesia – Malaysia. Hal inilah yang dirasakan oleh M Akbar, S.Farm.,Apt, alumni Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman Angkatan 2008. Ia di terimase bagai Aparatur Sipil Negara (ASN) PNS untuk penempatan di Puskemas Krayan, Kecamatan Krayan, Kab. Nunukan, Kalimantan Utara.
Daerah yang begitu jauh dari pusat kota, ditambah akses yang saat ini hanya mampu ditempuh dengan pesawat terbang. Membuat ketersediaan fasilitas untu klayakan kesehatan pun terbatas. Hal ini memacu Akbar, sapaan akrabnya, untuk mengembang kanpotensi obat tradisional yang telah ada disana sebagai terapi.
Melalui program Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga). Akbar mencoba untuk melakukan inovasi, agar masyarakat mampu memlihara kesehatan secara mandiri. Sehingga masyarakat biasa produktif dari aspek social, ekonomi, budaya, lingkungan, dan kesehatan.

Inovasi Asman Toga yang dikembangkan oleh Akbar, tertuang dalam sebuah makalah yang berjudul “Pertolongan Pertama pada Keluarga (P3K) dengan Asuhan Mandiri Taman Obat Keluarga (Asman Toga) Plus Akupresure dan PITON (Profil Tumbuhan Obat Krayan) Menuju Masyarakat Perbatasan Produktif. Makalah ini dipaparkan pada malam Penganugerahan Nakes Teladan di Puskesmas Tingkat Nasional oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 di Jakarta pada tanggal 12 November 2019 tahun lalu.
Dari paparan nya tersebut, Akbar memperoleh predikat Tenaga KesehatanTerbaik ke-3 tingkat Nasional. Penghargaan ini tidak hanya membuat Akbar bangga, namun juga almamater Akbar yakni Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara turut bangga. Menurt Akbar, apa yang telah dilakukannya ini tak terlepas dari pengalaman yang pernah didapatkan semasa kuliah.
“Alhamdulillah saat kuliah saya banyak belajar, terlebih belajar berorganisasi. Saya mendapatkan kesempatan untuk bias mengembangkan diri saat ikut organisasi di kampus dan ini menjadi bekal saya untuk bias berkembang. Jadi tidak hanya akademik yang perlu di perkuat namun juga organisasi” papar Akbar pada Seminar Nasional Kefarmasian baru baruini.
Harapan Akbar, agar penghargaan seperti ini dapat juga diperoleh alumni Fakultas Farmasi Unmul lainnya. Serta menjadi penyemangat bagi mahasiswa Fakultas Farmasi Unmul yang saat ini masih kuliah. (Hum/FF/MP)

Leave a Reply