Pecahkan Rekor SKD CPNS Samarinda, Alumni Farmasi UNMUL Duduki Peringkat Satu

Pecahkan Rekor SKD CPNS Samarinda, Alumni Farmasi UNMUL Duduki Peringkat Satu

PENERIMAAN Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun pengangkatan 2019 telah menarik banyak pelamar. Tak kurang dari 4 juta pelamar seluruh Indonesia akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Badan Kepagawaian Nasional (BKN) menetapkan sebanyak 152.286 formasi CPNS yang tersebar di 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah.

Tak terkecuali dengan Kota Samarinda yang membuka kuota CPNS sebanyak 221 formasi. Hal ini juga menarik minat ‘pejuang’ CPNS untuk mendaftar. Termasuk Wulan Nur Safitri, alumni Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman angkatan 2014 yang turut mendaftar pada formasi tenaga kesehatan untuk tenaga apoteker ahli pertama. Wulan, sapaan akrabnya, baru saja menyelesaikan perkuliahan profesi apoteker tahun 2019 kemudian mendaftarkan diri menjadi CPNS.

Sama halnya dengan peserta CPNS lainnya, Wulan mengikuti SKD yang diselenggarakan pada hari Kamis (13/2) pekan yang lalu. Ia bersama 600 pelamar lainnya mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh panitia pusat bersama panitia lokal dari Samarinda. Apabila mengacu pada pengumuman yang diterbitkan oleh Walikota Samarinda tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Samarinda Tahun Anggaran 2019, formasi yang dipilih oleh Wulan hanya terdapat 1 kuota saja. Sementara, pendaftar pada formasi tersebut sebanyak 64 orang.

“Saya mendaftarkan diri di Puskesmas Baqa, Samarinda Seberang. Untuk total pelamar formasi apoteker se Kota Samarinda sebanyak 300 orang lebih. Sementara untuk formasi yang saya pilih ada 64 orang yang mendaftar mengikuti seleksi,” papar Apoteker kelahiran 1997 ini.

Wulan menjadi perhatian publik dikarenakan hasil SKD yang ia peroleh mampu memecahkan rekor hasil SKD di Kota Samarinda. Total nilai yang ia peroleh adalah 409 poin dengan rincian TWK 115 poin, TIU 140 poin, dan TKP 154 poin. Hasil ini mampu menggeser kandidat lainnya yang memperoleh nilai 406.

Dengan berbekal poin tinggi tersebut, Wulan memeiliki peluang yang besar untuk memperoleh formasi CPNS Apoteker Puskesmas Baqa. Hingga informasi ini dimuat, Wulan masih menduduki peringkat pertama peserta CPNS Kota Samarinda yang memperoleh nilai tertinggi. Tertinggal satu tahap ujian lagi yang perlu dilalui oleh Wulan, yakni Seleksi Kemampuan Bidang yang sedianya akan dilaksanakan pada bulan April.

Semoga diberikan kelancaran dan kemudahan untuk bisa berbakti dan mengabdi untuk Negara dan bangsa. Serta kesuksesan menyertai seluruh alumni Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman. (Hum/FF/MP)

Leave a Reply